Daftar Penghasil Emas Terbesar di Dunia Tahun 2022, Indonesia Masuk di Nomor berapa?

Masrudin
6 Mei 2023 14:15
Headline 0 370
2 menit membaca

Jakarta – Emas memang dikenal memiliki nilai moneter dan simbolis. Saat ini, penambangan emas adalah salah satu bisnis global yang beroperasi di setiap benua, kecuali Antartika. Emas diekstraksi dari tambang, dengan berbagai jenis dan skala.

Penambangan emas sekarang lebih menantang untuk ditambang. Mengapa? Karena adanya penambangan emas bisa menimbulkan masalah tambahan seperti terkait keselamatan penambang dan dampak lingkungan.

Apa negara penghasil emas terbesar di dunia 2022? Negara penghasil emas terbesar di dunia tahun 2022 adalah China. China saat ini adalah produsen emas terbesar di dunia, yang mampu menyumbang 9% dari total produksi tambang global.

Produksi emas dunia akan mempengaruhi harga emas, berdasarkan hukum penawaran dan permintaan. Lalu, negara apa saja penghasil emas terbesar? Indonesia penghasil emas nomor berapa?

Daftar 20 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia 2022
Dikutip dari laman gold.org, Sabtu (6/5/2023), Indonesia menempati posisi ke 9 dalam daftar negara penghasil emas terbesar.

Berikut adalah urutan daftar 20 negara penghasil emas terbesar di dunia per Juni 2022 dari data yang bersumber dari Metals Focus dan World Gold Council:

  1. Cina (332,0 ton)
  2. Rusia (330,9 ton)
  3. Australia (315,1 ton)
  4. Kanada (192,9 ton)
  5. Amerika Serikat (186,8)
  6. Ghana (129,2 ton)
  7. Peru (127,3 ton)
  8. Meksiko (124,5 ton)
  9. Indonesia (117,5 ton)
  10. Afrika Selatan (113,6 ton)
  11. Uzbekistan (104,9 ton)
  12. Burkina Faso (102,8 ton)
  13. Mali (98,7 ton)
  14. Brazil (90,1 ton)
  15. Sudan (85,1 ton)
  16. Republik Kongo (63,3 ton)
  17. Kolombia (61,0 ton)
  18. Guinea (60,5)
  19. Zimbabwe (46,4 ton)
  20. Bolivia (45,7 ton)

Emas juga merupakan unsur kimia yang bentuknya paling murni. Simbol unsur untuk emas adalah Au, dengan nomor atom 79 pada tabel periodik. Emas memiliki banyak kegunaan terutama di bidang industri, karena sifat logam emas padat, lunak, dan mudah ditempa.

Emas unsur murni adalah 24 karat, emas murni 75% adalah 18 karat, emas murni 58% adalah 14 karat, dan emas murni 41,7% adalah 10 karat. Kandungan emas murni biasanya digunakan untuk menentukan nilai perhiasan.

Contoh, emas bisa digunakan dalam elektronik, kedokteran gigi, pelindung radiasi, dan kabel. Selain itu, emas juga dapat dimakan dalam makanan atau minuman, meskipun merupakan logam berat dan padat.

Nah, itu tadi daftar negara penghasil emas terbesar di dunia terbaru tahun 2022. Ternyata, Indonesia masuk dalam daftar negara penghasil emas terbesar di dunia lho!

Ketua LMND Kota Palu: Bangun Kesadaran Pemilih Untuk Sulteng Pro Rakyat
Kembali Erupsi, Semburan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Setinggi 2,5 Kilometer
Teletabis, Kata Yang Tepat untuk Dua Warga Cekcok Menggunakan Parang Akhirnya Berpelukan
Asal-usul Minyak Urut Asli Dayak, Beserta Profil Ibu Ida Dayak
Kapolsek Dua Pitue Serahkan Bansos ke Dhuafa dan Lansia.31 Maret 2023 – 17:36BERBAGI– Kapolsek Dua Pitue, Polres Sidrap Iptu Bachri yang didampingi Wakapolsek Iptu Irwan Taufiq bersama Personil Polsek Dua Pitue melakukan penyerahan bantuan sosial (Bansos) berupa Paket Sembako. Jumat, (31/3/2023)Paket Sembako yang berisi Beras, Minyak Goreng, Indomie, Telur dan Gula Pasir tersebut diserahkan langsung kepada warga yang kurang mampu di wilayah hukum Polsek Dua Pitue.Adapun warga yang menerima bantuantersebut merupakan masyarakat betul betul dibawah garis kemiskinan dan perlu perhatian khusus dari pihak Pemerintah DaerahYakni, Ilampuce (75) Irt alamat Desa Kalosi Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, dan Masyur (60) Petani yang beralamat Jalan Dongi Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Sulsel“Pemberian bantuan (Sembaro) kepada warga kurang mampu yang kami diserahkan langsung merupakan langkah Polri dalam upaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, yang berada dalam situasi ekonomi yang sulit.” Ujar Iptu BachriTidak menutup kemungkinan masih ada warga lain yang tinggal di desa yang terpencil diwilayah hukum Polsek Dua Pitue yang belum terdata di Dinsos Sidrap maupun dari Kementerian Pemerintah Pusat.“Untuk itu, perlu kiranya Bhabinkamtibmas untuk segera mendata warga yang betul betul tidak mampu dan tidak terdata sebagai penerima bantuan dari Pemerintah Daerah maupun dari Pemerintah Pusat.” Sambung KapolsekGiat Bansos yang dilaksanakan Personil Polsek Duapitue ini, juga sebagai bentuk tindak lanjut dari program prioritas Bapak AKBP Erwin Syah Kapolres Sidrap.
Gema Takbir Menggema di Sidrap, Pawai Keliling Berakhir di Rujab Bupati

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *