Sidraptimur.Com — Kebesaran tanah Wajo pada masa dahulu, termasuk kemajuannya di bidang pemerintahan, kepemimpinan, demokrasi dan jaminan terhadap hak-hak rakyatnya.

Berikut fakta unik Kota Sengkang Kabupaten Wajo yang dirangkum dari berbagai sumber:

  1. Tidak Mengenal Sistem Kepemimpinan Warisan

Sejak dulu, leluhur orang Wajo bersepakat untuk tidak menggunakan sistem kepemimpinan yang diwariskan.

Hal ini tercermin pada prinsip kerajaan yang berbunyi Maradeka To Wajo’e Ade’na Napopuang.

Artinya orang-orang Wajo itu hidup merdeka, hanya adat atau aturan yang disepakati yang dipertuankan.

  1. Makam Nenek Moyang Wali Songo

Akhir Januari 1989, KH.Abdurrahman Wahid (Gusdur) berangkat ke Wajo untuk berziarah ke makam Sayyid Jamaluddin al Akbari al Husaini yang wafat pada tahun 1310 dan dimakamkan berdampingan dengan Raja Tosora Lamaddusila di Tosora.

Sayyid Jamaluddin adalah nenek para Wali songo di Jawa.

Menurut Gus Dur, ia mendapat pesan dari neneknya Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, supaya menziarahi 27 makam Wali di Indonesia.

  1. Penghasil Kain Sutra Terbaik

Khazanah kebudayaan di Wajo melahirkan kain sutra Sengkang yang terkenal dengan corak dan kualitas yang istimewa.

Dahulu, kain sutra hanya boleh dipakai oleh kalangan bangsawan.

  1. Pahlawan Nasional

Melalui Keppres No.109/TK/1998 tanggal 6 Nopember 1998, Arung La Maddukelleng ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Processed with VSCOcam with c1 preset

Dia ditetapkan sebagai Arung Matowa Wajo ke-31.

  1. Raja Kutai Kertanegara Dimakamkan di Wajo

Pusara Raja Kutai Kertanegara Ing Martadipura Ke-14 dari Provinsi Kalimantan Timur, Sultan Adji Muhammad Idris berada di Ibu Kota Kabupaten Wajo, Sengkang.

Makamnya berada satu kompleks dengan Arung Matowa Wajo.

  1. Perempuan Wajo

Perempuan Wajo memegang prinsip; Materru’ (berani) dan Malampe’ Nawa-nawa (bijaksana dan cerdas) agar menjadi pantas untuk seorang lelaki yang berkarakter Joa (pemimpin) dan memiliki prinsip Alempureng (kejujuran) dan Assitanajangeng (kepantasan).

Baca Juga:   Serma Mashuri dan Tim BPP Pitu Riawa Adakan Penyuluhan Pertanian di Lokasi TMDD

Sekadar diketahui, Wajo terbagi menjadi 14 kecamatan.

Kecamatan Keera merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Wajo, dengan 368,36 kilometer persegi.

Wajo berbatasan dengan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Sidrap di sebelah utara, Kabupaten Bone dan Kabupaten Soppeng di sebelah selatan.

Itulah sejarah Kota Sengkang Kabupaten Wajo dan fakta unik yang wajib diketahui. ***