SIDRAPTIMUR.COM, SIDRAP – Dalam upaya untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah Sulawesi Selatan, Kasdim 1420/Sidrap, Pgs. Pasiter Kodim 1420/Sidrap, dan perwakilan Babinsa ikut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada hari Senin, 28 Agustus 2023. Acara ini dilaksanakan di Makodim 1420/Sidrap yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Majjeling Watang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Dalam rakor ini, beberapa hal penting terkait dengan permasalahan stunting di wilayah Sulawesi Selatan disampaikan kepada peserta. Salah satunya adalah fakta bahwa masalah stunting tidak hanya dialami oleh anak-anak di wilayah Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia dan di semua kelompok sosial ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan ini sangat luas dan membutuhkan upaya bersama untuk menanganinya.

Selain itu, rakor juga menyoroti masalah wasting yang terjadi di hampir semua wilayah Indonesia, dengan sebagian besar wilayah mengalami prevalensi wasting lebih dari 10%. Hal ini menunjukkan bahwa masalah gizi buruk masih menjadi perhatian serius yang perlu diselesaikan dengan segera.

Dalam pembahasan permasalahan stunting, juga disadari bahwa ini bukan hanya masalah kemiskinan dan akses terhadap pangan. Tetapi juga melibatkan faktor pola asuh dan pemberian makan yang tepat pada anak balita. Oleh karena itu, upaya penanganan stunting harus melibatkan berbagai sektor yang terkait agar hasil yang diharapkan dapat tercapai.

Dalam pelaksanaan rakor, kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Rapat tersebut dimulai pukul 09.00 Wita dan selesai pada pukul 12.30 Wita. Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE., M. I. Pol memberikan komentarnya terkait rakor ini, “Melalui rakor ini, kami berharap dapat mencari solusi terbaik untuk menangani masalah stunting di wilayah Sulawesi Selatan. Kolaborasi antara berbagai pihak sangatlah penting, dan kami siap bekerja sama untuk mencapai tujuan ini.”

Baca Juga:   Hari ke-14 Giat TMMD Sidrap, Kalempang "Kian Cantik"

Diharapkan, dengan adanya rakor ini, langkah-langkah konkret dapat segera diambil untuk mempercepat penurunan kasus stunting di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam waktu dekat, diharapkan akan ada upaya nyata yang dapat mengurangi angka stunting di kalangan anak-anak, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh dengan sehat dan berkualitas.(*)