Sidraptimur. Com, Sidrap – Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Sidrap, Najamuddin, dalam keterangan persnya, malam ini, Jumat malam, 22 September 2023, menegaskan bahwa pihaknya telah menangani dengan serius insiden pembakaran sandal dan barang-barang berharga milik siswa yang dilakukan oleh salah seorang bawahannya, guru berinisial AB.

 

Pernyataan ini muncul sebagai tindak lanjut dari berita sebelumnya yang mencuatkan insiden tersebut. Peristiwa itu terjadi siang tadi, dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan siswa, orang tua, dan masyarakat luas.

 

Dalam keterangannya, Najamuddin menyatakan, pihaknya telah menangani masalah ini dengan serius sejak awal dan telah melakukan penyelidikan internal yang menyeluruh terkait dengan insiden tersebut. Tindakan yang tidak pantas ini tidak mencerminkan nilai-nilai dan etika yang kami anut di SMAN 3 Sidrap.

 

Najamuddin juga menambahkan bahwa tindakan pembakaran sandal dan barang-barang berharga siswa oleh AB adalah perilaku yang tidak dapat diterima dan bertentangan dengan norma-norma sekolah serta kode etik profesi guru.

 

“Saya ingin memastikan kepada seluruh pihak, terutama kepada para orang tua dan siswa, bahwa persoalan ini telah ditangani dengan serius dan telah selesai. Tidak ada masalah lagi terkait dengan insiden ini. Kami telah mengambil langkah-langkah tegas untuk mengatasi masalah ini,” ujar Najamuddin.

 

Meskipun kepala sekolah ini menegaskan bahwa insiden tersebut sudah selesai, dia juga mengingatkan bahwa sekolah akan terus memantau dan memperbaiki mekanisme pengawasan untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.

 

Dengan pernyataan ini, SMAN 3 Sidrap berharap agar kekhawatiran yang timbul akibat insiden tersebut dapat mereda, dan kegiatan belajar-mengajar di sekolah dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan.(*)

Baca Juga:   Lestarikan Budaya Seni, Kolaborasi SDN 244 Bersama SDN 20 Pinrang Ajak Sanggar Seni Lasinrang