
Sidrap, Sidraptimur.com — Tak ingin kebutuhan air menjadi penghambat produksi pertanian, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talumae, hingga Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (12/9/2026).
Dengan menyusuri pematang sawah dan saluran irigasi, Syaharuddin memastikan air benar-benar mengalir hingga ke lahan petani. Kondisi tanaman, jaringan irigasi, pintu air, hingga debit air menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.
Di Desa Aka-akae, Bupati berdialog langsung dengan petani yang tengah melakukan pengoboran. Ia juga ikut melakukan panen bersama petani sekaligus melihat kondisi lahan secara langsung.
Bagi Syaharuddin, pengalaman sawah yang gagal panen bukan sekadar persoalan, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola tanam dan pengelolaan air pada musim berikutnya.
“Sawah yang gagal panen ini kita ambil pelajaran. Saat ini kita melakukan pengoboran bagaimana supaya musim tanam selanjutnya tidak gagal lagi dengan adanya program listrik masuk sawah ini,” ujar Syaharuddin.
Program listrik masuk sawah menjadi salah satu langkah yang didorong pemerintah daerah untuk membantu petani memenuhi kebutuhan air melalui pengoperasian pompa, terutama pada lahan yang menghadapi keterbatasan pasokan air.
Dari Aka-akae, rombongan kemudian bergerak menyusuri jaringan irigasi menuju Talumae dan Mojong. Di setiap titik, Syaharuddin mengecek kondisi saluran, pintu air, serta debit air yang mengalir menuju persawahan.
Bahkan saat menemukan petani yang tengah bekerja di sawah, Bupati langsung meminta agar fasilitas pompa air dimaksimalkan untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan pasokan air.
“Silakan pompa airnya ke sawah kalian supaya padi kalian terselamatkan,” tegasnya.
Peninjauan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mengawal sektor pertanian dari hulu hingga ke sawah petani. Bukan hanya melihat kondisi dari laporan, tetapi memastikan langsung di lapangan bahwa persoalan air segera mendapat perhatian.
Syaharuddin didampingi Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kabag Perekonomian dan SDA Haris Halimin, serta kepala desa setempat.
Tidak ada komentar