Sulawesi Utara, Sidraptimur.com — Laut biru yang tenang berubah jadi neraka mengerikan. Sebuah kapal penumpang diduga Barcelona V dilalap api saat berlayar menuju Kepulauan Talaud.
Api berkobar. Asap tebal mengepul ke langit.
Teriakan dan tangis mengoyak suasana sore yang biasanya damai. Semua terekam jelas dalam siaran langsung Facebook milik akun bernama Abdul Rahman Agu.
Dalam video itu, kobaran api tampak menjilat sisi kapal. Penumpang panik. Beberapa nekat melompat ke laut. Suara jeritan memenuhi udara.
“Ya Allah… anak-anak banyak… tolong kami!”
Teriakan memilukan seorang ibu menggema, menyayat siapa pun yang mendengarnya.
Berita Terkini & Referensi
Anak-anak menangis. Orang dewasa saling bantu. Tapi situasi semakin tak terkendali.
Kapal itu tampak padat penumpang. Api menyebar cepat. Air laut menjadi satu-satunya harapan.
Mereka berenang ke segala arah. Sebagian hanya berpegangan pada pelampung seadanya. Sebagian menggantung pada badan kapal yang belum terbakar.
Berita Terkini & Referensi
Dan terlihat sebagian penumpang berhasil diselamatkan oleh warga pesisir yang sigap mendekati lokasi menggunakan perahu kecil. Suara motor tempel dan jeritan saling bertaut di antara debur ombak dan asap.
Hingga malam menjelang, belum ada kepastian berapa banyak korban atau penyebab pasti kebakaran.
Namun kuat dugaan, kapal tersebut memang Barcelona V yang biasa melayani rute ke Talaud, Sulawesi Utara.
Video live Abdul Rahman Agu kini viral di media sosial. Ribuan netizen menyaksikan langsung horor di lautan.
Tragedi ini kembali mengingatkan, keselamatan pelayaran bukan sekadar formalitas. Sedikit kelalaian, bisa berakhir jadi bencana.
Basarnas dan aparat terkait diharapkan segera turun tangan.
Waktu terus berjalan, dan nyawa manusia tak bisa ditunda.
Catatan Redaksi:
Bagi keluarga yang memiliki kerabat menumpang kapal rute Talaud-Manado, harap segera menghubungi posko terdekat atau instansi pelayaran. Pantau terus informasi resmi dari Basarnas dan Kementerian Perhubungan.
Tidak ada komentar