Koperasi Merah Putih, Bupati Sidrap Targetkan 106 Desa Aktif Agustus 2025

Masrudin
22 Jul 2025 08:30
Ekonomi 0 411
2 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com — Pemerintah resmi meluncurkan 80.000 Koperasi Merah Putih untuk desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, secara daring pada Senin (21/7/2025).

Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, mengikuti acara tersebut bersama jajaran Forkopimda Sidrap. Kegiatan ini juga digelar serentak di seluruh provinsi dan kabupaten/kota.

Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat layanan ekonomi terpadu di tingkat desa dan kelurahan. Fasilitas yang ditawarkan mencakup gerai pupuk, bahan pokok, layanan simpan pinjam, klinik kesehatan, hingga apotek desa.

Program ini dirancang untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di pedesaan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

“Koperasi Merah Putih hadir untuk mendukung masyarakat dari hulu ke hilir, mulai dari produksi hingga pemasaran,” ujar Presiden Prabowo.

Ia juga meminta semua pihak turut mengawal pelaksanaan koperasi agar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Program ini melibatkan sinergi berbagai kementerian, lembaga negara, serta BUMN seperti PT Pupuk Indonesia, Pertamina, Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, Pos Indonesia, Telkom Indonesia, dan Bulog.

Di Sidrap, peluncuran dihadiri Bupati Syaharuddin, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Dandim 1420 Letkol Inf. Awaloeddin, Wakapolres Kompol Nurdin, dan sejumlah kepala OPD.

Bupati Syaharuddin menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan program ini di wilayahnya.

“Ini peluang besar untuk menggerakkan ekonomi desa. Kita harus bergerak cepat. Tahapan awal telah rampung, kini saatnya eksekusi di lapangan,” tegasnya.

Ia menargetkan paling lambat Agustus 2025, koperasi Merah Putih sudah aktif di 106 desa dan kelurahan di Sidrap.

“Setiap desa punya potensi. Kita harus maksimalkan agar koperasi menjadi motor ekonomi rakyat,” pungkas Syaharuddin.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *