
Sidrap, Sidraptimur.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) masih membuka kesempatan bagi 16 anak jenjang sekolah dasar (SD) untuk bergabung sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi. Pemenuhan kuota tersebut ditargetkan rampung sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13 Juli 2026.
Hal itu mengemuka dalam rapat Tim Transisi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sidrap yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidrap, Muhammad Iqbal, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Selasa (7/7/2026).
Rapat diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, Camat Kulo, serta kepala bagian dan unsur terkait.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, jumlah peserta didik Sekolah Rakyat saat ini mencapai 457 siswa, terdiri atas 138 siswa SD, 187 siswa SMP, dan 132 siswa SMA. Namun, khusus jenjang SD masih diperlukan penjangkauan terhadap 16 calon peserta didik agar kuota dapat terpenuhi.
Muhammad Iqbal mengimbau seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan, pendamping sosial, serta masyarakat untuk bersama-sama menyampaikan informasi tersebut kepada warga yang memiliki anak sesuai kriteria penerima manfaat Sekolah Rakyat.
Ia berharap masyarakat dapat segera melaporkan atau mengarahkan calon peserta didik yang memenuhi persyaratan agar proses pendataan dapat segera diselesaikan sebelum MPLS dimulai.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan informasi ini kepada warga yang memiliki anak sesuai kriteria agar segera didaftarkan. Kesempatan ini jangan sampai terlewat,” ujarnya.
Selain membahas pemenuhan peserta didik, rapat juga mengevaluasi kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Enam fasilitas utama yang menjadi syarat operasional, yakni asrama, ruang kelas, aula, masjid, ruang guru, dan dapur, terus dikebut penyelesaiannya.
Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis seluruh persiapan, baik dari sisi peserta didik maupun infrastruktur, dapat dituntaskan sesuai target sehingga Sekolah Rakyat Terintegrasi siap memulai proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru.
Tidak ada komentar