SIDRAPTIMUR.COM, SIDRAP – Pada hari Minggu, tanggal 16 Juli 2023, pukul 15.00 Wita, Jln. H. Abidin, Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap menjadi saksi persemayaman dan pemakaman seorang anggota Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (PKRI).

Identitas almarhum adalah Laehe, dengan pangkat Golongan E dan Nomor Pokok Veteran (N.P.V) 17.063.044. Alamat almarhum terletak di Jln. H. Magga, Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap.

Almarhum juga ditinggalkan oleh istri tercintanya yang bernama Imariama. Istri almarhum tinggal di Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap.

Laehe, yang meninggal dunia pada hari Sabtu, tanggal 15 Juli 2023, pukul 16.30 Wita di kediamannya di Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap, berumur 90 tahun. Almarhum meninggalkan sepuluh orang anak, antara lain Lakaseng, Hasanuddin, Hj. Sia, Isini, Jamaluddun, Nurhana, Nurmia, Nurheni, La’usu, dan Ifatma.

Pukul 16.40 Wita, upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah dilaksanakan. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pihak, antara lain Danramil 1420-04/Watangpulu (Lettu Inf. Jumadi), personil Kodim 1420/Babinsa Watangpulu Kabupaten Sidrap, Ketua LVRI Kabupaten Sidrap (Sertu Purn. Usman), serta keluarga dan kerabat almarhum.

Jenazah almarhum Laehe tiba di Masjid Al-Hidayah Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap pukul 16.58 Wita untuk disholatkan. Kemudian, pada pukul 17.10 Wita, jenazah tersebut tiba di tempat pemakaman di Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap, dan dilanjutkan dengan upacara pemakaman.

Upacara pemakaman dipimpin oleh Irup Danramil 1420-04 Kodim 1420/Sidrap (Lettu Inf. Jumadi), dengan Bati Tuud 1420-04/Watangpulu (Peltu Rahman) sebagai komandan upacara. Peserta upacara terdiri dari personil Kodim 1420/Sidrap, dan doa dibacakan oleh Serda Firman.

Pukul 17.40 Wita, persemayaman dan pemakaman anggota Veteran Pejuang Kemerdekaan RI (PKRI) selesai dilaksanakan dengan kondisi yang aman dan lancar.

Baca Juga:   Wujud Keprihatinan Kepada Sesama, AKBP Erwin Syah. S.I.K., MH Besuk Bupati Sidrap

Sebelum meninggal dunia, almarhum Laehe mengungkapkan keinginannya untuk dimakamkan di tanah perkebunannya di Kel. Ulu Ale Kec. Watangpulu, Kabupaten Sidrap. Permintaan tersebut kemudian diwujudkan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi seorang pejuang kemerdekaan yang berjasa bagi bangsa dan negara.(*)