Komitmen Polri dan PSSI Jadikan Sepak Bola Indonesia Lebih Maju, Bebas Mafia Skor

Masrudin
14 Des 2023 02:34
Jakarta 0 258
3 menit membaca

Jakarta – Pemerintah memastikan komitmen untuk menciptakan iklim sepakbola Indonesia yang lebih baik lagi. Hal itu bahkan dibuktikan dari Presiden Jokowi yang menjalin kesepakatan dengan Presiden FIFA untuk pelaksanaan pertandingan sepak bola yang sesuai standar.

Presiden FIFA sendiri mengakui bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadikan sepak bola yang lebih baik lagi, bahkan terbaik di Asia Tenggara bahkan dunia.

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan, pihaknya dan Polri yang juga memiliki komitmen untuk menciptakan iklim sepak bola lebih baik lagi langsung bergerak. Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung gerak cepat menginisiasi pembentukan satgas demi transformasi sepakbola Indonesia.

“Tidak sampai di situ, saya dan pak Kapolri bersepakat perlu adanya satgas independen. Di sini ada pak Maruar, ibu Najwa dan lain-lainnya yang tidak lain ini sebagai pendampingan secara menyeluruh,” ujar Ketua PSSI di Rupatama Mabes Polri, Rabu (13/12/23).

Ketua Tim Satgas Independen Maruar Sirait menambahkan, dirinya mangakui bahwa Indonesia memiliki masa keemasan di bidang sepakbola karena Presiden Jokowi sangat perhatian serius dengan bidang olahraga itu, Ketua PSSI yang mengembalikan kepercayaan publik, dan Kapolri yang bekerja sebagaimana komitmennya memberantas hal buruk di sepakbola.

Dia mengakui, pemberantasan pengaturan skor di sepakbola Indonesia tidaklah mudah. Namun, Ketua Tim Satgas Independen percaya Polri akan menyeret seluruh pihak hingga ke meja hijau. Sebab, dia mengaku laporan dugaan mafia skor dalam pesepakbolaan Indonesia telah banyak diadukan kepada Satgas Independen.

“Kami percaya, di bawah Pak Kapolri Jenderal Sigit, pasti akan diproses, tidak ada yang diproses dengan benar, selama ada fakta dan bukti,” jelas Ketua Tim Satgas Independen.

Terkait dengan Satgas Independen ini sendiri, anggota tim satgas, Najwa Shihab, menyampaikan bahwa pihaknya bertugas menerima, menampung, mengelola, dan melakukan investigasi dugaan pengaturan skor. Setelah itu, tim akan berkoordinasi dengan Satgas Antimafia Bola Polri untuk tindak lanjut proses hukum.

Najwa mengaku, saat pertemuan pemerintah dengan FIFA, dirinya sempat melakukan perbincangan bagaimana pemberantasan pangaturan skor bisa dilakukan. Pengaturan skor sendiri terjadi karena adanya uang untuk melakukan tindak kriminal dalam sebuah pertandingan.

“Salah satu terapi yang paling pas adalah memang kerja sama dengan aparat penegak hukum,” tutur Najwa.

Ia pun mengapresiasi koordinasi, inisiasi, dan segala upaya di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit mengenai hal itu. Najwa juga menegaskan, dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menjaga integritas sepakbola di Indonesia sangat penting dilakukan.

Ditambahkan Kapolri, iklim sepakbola yang baik memang harus diwujudkan demi mencetak atlet-atlet berprestasi dan pertandingan yang fair. Jenderal Sigit memastikan, komitmen Polri untuk membantu mewujudkan sepakbola yang berkualitas dalam setiap ajang nasional maupun internasional akan terus dilakukan.

“Tentunya untuk menciptakan kompetisi yang fair, maka kita sepakat untuk melakukan kerja sama di bidang penegakan hukum dengan Satgas Mafia Bola Polri dan Satgas Mafia Bola Independen ini dalam rangka bagaiman betul-betul iklim sepak bola ke depan betul-betul bisa lebih baik,” ucap Jenderal Sigit.

Salah satu pembuktian dari komitmen itu sendiri, Satgas Anti Mafia Bola telah mengungkap beberapa kasus pengaturan skor. Sebelumnya, telah dilakukan penangkapan kepada delapan orang tersangka, di mana salah satunya sosok yang terkenal tidak pernah tersentuh hukum.

Kasatgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Pol Asep Adi Suheri kemudian membeberkan, hari ini diungkap kepada masyarakat penangkapan empat tersangka pembuat situs judi online berpenghasilan Rp 481 miliar. Bahkan, uang itu juga digunakan untuk membiayai salah satu klub bola yang masih diselidiki hingga saat ini.

“Perlu kami sampaikan, penanganan match fixing sudah ada 4 wasit yang sudah kita tetapkan tersangka dan juga ada satu penyumbang dana atas nama VW,” ungkap Kasatgas.

Misteri Kasus Pembunuhan Sidrap: Penyidik Telusuri Keterlibatan Lainnya dalam Kasus Ini
Abu-abu Menjadi Hijau, Bupati Sidrap Sulap Taman Usman Isa Jadi Oase Kota
Kapolsek Dua Pitue Serahkan Bansos ke Dhuafa dan Lansia.31 Maret 2023 – 17:36BERBAGI– Kapolsek Dua Pitue, Polres Sidrap Iptu Bachri yang didampingi Wakapolsek Iptu Irwan Taufiq bersama Personil Polsek Dua Pitue melakukan penyerahan bantuan sosial (Bansos) berupa Paket Sembako. Jumat, (31/3/2023)Paket Sembako yang berisi Beras, Minyak Goreng, Indomie, Telur dan Gula Pasir tersebut diserahkan langsung kepada warga yang kurang mampu di wilayah hukum Polsek Dua Pitue.Adapun warga yang menerima bantuantersebut merupakan masyarakat betul betul dibawah garis kemiskinan dan perlu perhatian khusus dari pihak Pemerintah DaerahYakni, Ilampuce (75) Irt alamat Desa Kalosi Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, dan Masyur (60) Petani yang beralamat Jalan Dongi Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Sulsel“Pemberian bantuan (Sembaro) kepada warga kurang mampu yang kami diserahkan langsung merupakan langkah Polri dalam upaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, yang berada dalam situasi ekonomi yang sulit.” Ujar Iptu BachriTidak menutup kemungkinan masih ada warga lain yang tinggal di desa yang terpencil diwilayah hukum Polsek Dua Pitue yang belum terdata di Dinsos Sidrap maupun dari Kementerian Pemerintah Pusat.“Untuk itu, perlu kiranya Bhabinkamtibmas untuk segera mendata warga yang betul betul tidak mampu dan tidak terdata sebagai penerima bantuan dari Pemerintah Daerah maupun dari Pemerintah Pusat.” Sambung KapolsekGiat Bansos yang dilaksanakan Personil Polsek Duapitue ini, juga sebagai bentuk tindak lanjut dari program prioritas Bapak AKBP Erwin Syah Kapolres Sidrap.
Tampil Memukau di Ajang Pemilihan Kallolo Magaretta 2023 Fatih Abqarih Mencuri Perhatian
Upacara Integrasi Nasional Tingkat Kabupaten Dihadiri Wakapolres Sidrap
Banjir Landa Paku Alam: 275 Rumah Terendam, Polisi Tangsel Bergerak

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *