Program Restocking Ikan di Sidrap Sukses Tingkatkan Populasi Perairan

Masrudin
24 Mei 2025 13:12
Sidrap 0 804
2 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang kembali melaksanakan program restocking atau penebaran benih ikan untuk meningkatkan populasi ikan di perairan umum. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, pada Sabtu (24/5/2025), di dua lokasi berbeda.

Penebaran dilakukan di Danau Sidenreng, Desa Mojong, Kecamatan Watang Sidenreng, dan di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase. Sebanyak 188.000 ekor benih ikan ditebar di Danau Sidenreng, sementara 89.000 ekor dilepas di Lagading.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Hj. Haslindah Syaharuddin, Penjabat Sekda Andi Rahmat Saleh, serta sejumlah pejabat Pemkab Sidrap.

“Program penyebaran benih ikan sebanyak 500.000 ekor yang kami janjikan telah terealisasi. Terima kasih kepada Dinas Perikanan yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” ujar Bupati Syaharuddin, didampingi Kepala Dinas Perikanan Suharya Angriani.

Menurut Syaharuddin, restocking merupakan salah satu langkah menjaga keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Tujuannya tidak hanya menambah populasi ikan, tapi juga memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Sidrap juga berencana mengembangkan program budidaya bebek di kawasan Danau Sidenreng. Berdasarkan hasil asesmen, daerah ini memiliki potensi besar berkat ketersediaan pakan alami dari limbah pengolahan ikan tokek.

“Target kami adalah menyebarkan 10.000 ekor bebek. Setiap rumah diharapkan bisa memelihara minimal 50 ekor bebek remaja yang siap bertelur dalam 1–2 bulan,” ungkapnya.

Dengan target tersebut, diharapkan dapat menghasilkan sekitar 7.000 butir telur per hari atau setara dengan 250 rak. Potensi ekonominya ditaksir mencapai Rp15 juta per hari, Rp450 juta per bulan, dan sekitar Rp5,4 miliar per tahun.

Produksi telur ini nantinya akan menunjang program “Makan Bergizi Gratis” di Sidrap, dengan pasokan utama berasal dari Desa Mojong.

Sebagai contoh, Syaharuddin menyebut dirinya telah memelihara 6.000 ekor bebek dengan tingkat produksi telur mencapai 80 persen.

“Kalau Bupati saja bisa beternak bebek, masa masyarakat tidak bisa?” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *