Bupati Syaharuddin Promosikan Geothermal Pajalele, Destinasi Wellness Terbaru Sidrap di Kemenpar

Masrudin
25 Jun 2025 15:13
Pariwisata 0 528
2 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, mempresentasikan langsung potensi pariwisata daerahnya di hadapan jajaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Rabu (25/6/2025).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Syaharuddin didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata, Patriadi, serta Plt. Kabag Umum dan Protokol, Irham Imran.

Presentasi disampaikan di hadapan tim Kemenparekraf yang terdiri dari unsur Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Syaharuddin menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata di Sidrap berlandaskan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Ripparda) 2020–2030. Menurutnya, pariwisata menjadi salah satu pilar utama pembangunan berbasis potensi lokal dan keberlanjutan.

Salah satu destinasi unggulan yang diangkat dalam presentasi adalah Geothermal Pajalele, wisata baru yang menyuguhkan keindahan alam mata air panas berdampingan dengan aliran sungai, diapit hamparan sawah dan perbukitan.

Terletak di Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, lokasi ini hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Pangkajene dan 120 meter dari jalan poros Sidrap–Soppeng, menjadikannya sangat strategis dan mudah diakses.

“Geothermal Pajalele tidak hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga manfaat sebagai tempat terapi kesehatan alami. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah pusat untuk mengembangkan destinasi ini,” ungkap Syaharuddin.

Selain Pajalele, Bupati juga menyoroti potensi wisata lainnya seperti Danau Sidenreng, Bukit Teletubbies, Air Terjun Pattumba, serta kawasan budaya seperti Masjid Tua Jerra’e dan Makam Nene Mallomo.

Ia turut memaparkan pengembangan tujuh desa wisata prioritas yang tengah digalakkan melalui sinergi anggaran dan keterlibatan aktif masyarakat setempat.

“Kami datang bukan sekadar membawa data, tetapi juga semangat kolaborasi. Sidrap siap tampil sebagai destinasi wisata unggulan, bukan hanya tempat singgah,” pungkas Syahruddin. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *