
Sidrap, Sidraptimur.com – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) bersama seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar audiensi dan silaturahmi dengan jajaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 27 Juni 2026.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Sidrap didampingi para ketua OKP beserta jajaran pengurus. Rombongan diterima secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidrap, Aris Yasin, bersama Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar, Hj. Nirmala.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat komitmen kerja sama antara lembaga kepemudaan dan pemerintah daerah dalam rangka memajukan pembangunan kepemudaan di wilayah tersebut.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sidrap, Aswagino, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk tanggapan positif terhadap ajakan audiensi. Kegiatan ini dinilai penting sebagai upaya penguatan orientasi kelembagaan dan penyamaan visi di antara berbagai elemen pemuda.
“Kami dari DPD KNPI Sidrap merespons ajakan audiensi ini bersama kawan-kawan OKP se-Sidrap sebagai bentuk penguatan orientasi kelembagaan dan penyamaan visi, khususnya dalam pembangunan kepemudaan di Kabupaten Sidrap. Dari perbincangan ini, kita berharap lahir kegiatan dan program bersama agar tercapai visi pemerintah dalam pembangunan kepemudaan,” ujar Aswagino.
Sementara itu, Kepala Disporapar Aris Yasin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya pertemuan tersebut. Ia menilai audiensi ini menjadi langkah awal yang baik untuk mempererat silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dengan organisasi pemuda.
Dalam kesempatan tersebut, Aris Yasin yang baru saja dilantik beberapa hari sebelumnya juga menjelaskan acuan resmi yang digunakan untuk menilai kemajuan generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pengukuran pembangunan kepemudaan didasarkan pada instrumen Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) yang memiliki landasan hukum kuat melalui Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan.
“Beliau memaparkan bahwa adapun untuk mengukur tingkat pembangunan kepemudaan maka digunakan instrumen pengukuran Indeks Pembangunan Pemuda bersama Perda Kepemudaan sebagai legal standingnya. Dengan domain lima lapisan dasar pembangunan yakni, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, partisipasi dan kepemimpinan serta inklusivitas dan kesetaraan gender,” jelasnya.
Kepala Dinas juga mendorong agar Indeks Pembangunan Pemuda dijadikan acuan utama dalam menyusun program kerja ke depan, mengingat hal ini menjadi tolok ukur yang objektif.
“Saya mendorong kepada lembaga-lembaga kepemudaan bahwa mengukur Indeks Pembangunan Pemuda ini penting untuk dijadikan program bersama. Ke depannya kita memerlukan keterlibatan teman-teman semua, yakni KNPI bersama seluruh OKP,” tegas Aris Yasin.
Merespons arahan tersebut, Ketua KNPI Sidrap menyampaikan rencana tindak lanjut yang akan segera dilaksanakan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengadakan Forum Diskusi Kelompok (FGD) khusus untuk membahas secara mendalam isi Perda Kepemudaan dan strategi peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda di Kabupaten Sidrap.
“Dalam waktu dekat ini kita akan melaksanakan FGD khusus untuk membahas Perda Kepemudaan dan Indeks Pembangunan Kepemudaan di Kabupaten Sidrap,” pungkas Aswagino.
Dengan adanya kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan organisasi pemuda semakin kokoh sehingga melahirkan program-program yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas serta peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Tidak ada komentar