Langit Sidrap Bergemuruh! Prajurit Kostrad Terjun dari Ketinggian, Aksi Spektakuler Warnai Kanyuara

Masrudin
10 Sep 2026 06:23
Sidrap 0 8
3 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com — Langit Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mendadak menjadi panggung aksi para prajurit tangguh Divisi Infanteri 3 Kostrad.

Satu per satu prajurit melompat dari pesawat, mengembangkan parasut, lalu melayang gagah di atas hamparan persawahan. Aksi tersebut menjadi tontonan spektakuler dalam Terjun Payung Penyegaran Statik, Kamis (10/9/2026).

Aksi penerjunan itu disaksikan langsung Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayor Jenderal TNI Wulang Nur Yudhanto, didampingi Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.

Bukan sekadar atraksi di udara, penerjunan tersebut merupakan bagian dari pembinaan sekaligus upaya menjaga kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit.

Namun, kunjungan Kostrad ke Sidrap kali ini tidak berhenti di langit Kanyuara.

Dari Langit, Turun Menyapa Warga

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi nyata menyentuh masyarakat. Sebanyak 200 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial TNI.

Pangdivif 3 Kostrad mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat.

Prajurit, menurutnya, tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur, tetapi juga harus mampu hadir dan memahami kondisi masyarakat di wilayah tugasnya.

“Kami juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan dituntut paham dengan kondisi lingkungan masyarakat,” kata Wulang.

Pasukan yang mengikuti penerjunan di Sidrap tersebut juga dipersiapkan untuk mengikuti latihan bersama di Malaysia yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 September.

Wulang berharap kehadiran TNI di Sidrap meninggalkan manfaat sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“Besar harapan saya kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat, tapi juga menjadi pondasi yang semakin memperkokoh tali silaturahmi, mempererat kekeluargaan, memperkuat kemitraan antara TNI dan masyarakat Kabupaten Sidrap yang akan terus kita jaga dan kita lanjutkan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Dari Udara, Pangdivif 3 Kostrad Terpukau Melihat Sidrap

Ada hal lain yang menarik perhatian Pangdivif 3 Kostrad dalam kunjungannya ke Sidrap.

Bersama Bupati Syaharuddin Alrif, Wulang menaiki helikopter untuk melihat langsung kondisi wilayah pertanian Sidrap dari udara.

Dari ketinggian, hamparan persawahan Kanyuara tampak menghijau.

Pemandangan itu menjadi semakin menarik karena Sidrap tengah menghadapi dampak El Niño dan kondisi kemarau.

Wulang pun mengaku melihat langsung bagaimana upaya penyediaan air membuat persawahan Sidrap tetap produktif.

“Saya dengan Bapak Bupati naik helikopter. Ternyata benar ada air yang bisa ditarik sampai ke pelosok. Di wilayah lain cokelat, ternyata di Sidrap semua masih hijau,” katanya.

Sidrap, Lumbung Beras yang Terus Digenjot

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kostrad di Kanyuara.

Menurutnya, kunjungan Pangdivif 3 Kostrad juga menjadi momentum untuk melihat langsung potensi pertanian Sidrap yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama daerah.

Syaharuddin menyebut Sidrap saat ini tercatat sebagai salah satu daerah lumbung beras di Indonesia.

Produksi gabah bahkan menunjukkan peningkatan signifikan, dari sekitar 400 ribu ton pada 2024 menjadi sekitar 700 ribu ton pada 2025.

Khusus Kelurahan Kanyuara, hamparan sawah mencapai sekitar 1.229 hektare, dengan rata-rata produktivitas mencapai 9–10 ton per hektare.

Angka tersebut menjadi gambaran besarnya potensi pertanian Sidrap sekaligus alasan mengapa sektor pangan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Satu Hari, Tiga Pesan Besar

Kegiatan di Kanyuara akhirnya menyatukan tiga momentum sekaligus: prajurit mengasah kesiapsiagaan di langit, TNI berbagi kepedulian kepada masyarakat, dan pemerintah bersama petani menjaga ketahanan pangan di tengah El Niño.

Langit Kanyuara menjadi saksi aksi para prajurit Kostrad.

Sementara hamparan sawah di bawahnya menjadi bukti bahwa kerja keras, sinergi, dan inovasi pengairan mampu menjaga pertanian Sidrap tetap hijau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Sekda Andi Rahmat Saleh, Dandim 1420/Sidrap Letkol Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, jajaran PJU Divisi Infanteri 3 Kostrad, perwakilan DPRD, jajaran Kodim 1420/Sidrap, kepala OPD terkait, Forkopimcam Watang Sidenreng, Persit, masyarakat setempat, serta undangan lainnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *