
NTB, Sidraptimur.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan stunting dengan menghadiri Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Nasional Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) 2026.
Kegiatan berskala nasional ini berlangsung di Hotel Lombok Raya, Mataram, Nusa Tenggara Barat, sejak Selasa malam (28/4/2026).
Dalam forum tersebut, hadir Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak, Andi Surya Praja Hadiningrat, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap.
Kehadiran jajaran Pemkab Sidrap dalam forum ini bertujuan untuk menyerap berbagai inovasi dan kebijakan strategis guna mendukung pembangunan kesehatan daerah.
Selain persoalan stunting, semiloka juga membahas serangkaian isu kesehatan lainnya seperti pengendalian penyakit dengue, implementasi kawasan tanpa rokok, penguatan layanan kesehatan, hingga sinergi lintas sektor untuk mendukung program kesehatan nasional.
Nurkanaah, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sidrap, menekankan forum ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi serta berbagi pengalaman dalam menangani isu stunting.
“Melalui kegiatan ini, kita mendapatkan banyak masukan dan strategi baru yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Sidrap, khususnya dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk percepatan penurunan stunting,” ujar Nurkanaah.
Ia menambahkan, keterlibatan Pemkab Sidrap dalam forum nasional tersebut mencerminkan keseriusan daerah dalam mendukung target pembangunan kesehatan nasional, sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat.
Sementara itu, Andi Surya Praja Hadiningrat mengutarakan kesiapan pemerintah desa untuk terus bersinergi dalam penanganan stunting.
“Pemerintah desa berkomitmen mendukung berbagai program intervensi stunting melalui penguatan peran perangkat desa dan pemberdayaan masyarakat,” terangnya.
Semiloka Nasional Adinkes 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 1 Mei 2026. Forum ini dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang mencakup kepala daerah, jajaran dinas kesehatan, serta pemangku kepentingan sektor kesehatan lainnya.
Keikutsertaan aktif dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat langkah bersama menuju masyarakat Sidrap yang lebih sehat dan sejahtera.
Tidak ada komentar