Gerhana matahari hibrida mulai tampak di Sidrap dan sekitarnya. Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk melihat fenomena itu, salah satunya dengan menggunakan topeng atau kacamata las.

Hal ini dilakukan warga agar tetap aman dalam mengamati gerhana. Karena, gerhana matahari tak bisa dilihat dengan mata telanjang karena menyebabkan kerusakan mata.

Di Sidrap, gerhana matahari ini bisa diamati sejak pukul 10.41 Wita dan berakhir pukul 13.45 Wita. Pada pukul

Dengan menggunakan topeng las dan bak berisi air, warga melihat berjalannya bulan menutup sang surya. Seperti yang dilakukan warga Pangkajene, Bahar. Mereka rela bergantian menggunakan topeng las untuk melihat fenomena ini.

Beberapa warga pun secara gantian menggunakan topeng las untuk melihat gerhana matahari. Mereka mengaku baru petama melihat gerhana matahari secara langsung, “Baru pertama kali ini, keren,” tambah warga lainnya Onti (*)

Baca Juga:   Satu Satunya Perwakilan Kemenag, Kakan Kemenag Sidrap Jadi Finalis SINOPADIK 2023