SIDRAPTIMUR.COM, SIDRAP – Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, S.E., M.I.Pol meresmikan kegiatan Kemah Pelajar Pancasila Tingkat SMP Se Kabupaten Sidrap di Aula SKPD Jl. Harapan Baru, Kel. Batu Lappa, Kec. Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Dalam acara tersebut, Dandim memberikan materi tentang “Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Milenial Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Andika menyampaikan pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi milenial. Beberapa nilai wawasan kebangsaan yang diajukan Dandim adalah pengorbanan, kesederajatan, kekeluargaan, dan gotong royong. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi yang kuat dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam paparannya, Dandim juga mengungkapkan dampak negatif dari memudarnya wawasan kebangsaan. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan jati diri dan karakter bangsa, ancaman disintegrasi bangsa, serta melemahnya daya saing dan daya tangkal bangsa. Untuk mencegah hal tersebut, Dandim mengajak generasi milenial untuk mau terlibat aktif dalam bela negara.

Generasi milenial sendiri merupakan generasi yang tumbuh dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, mereka cenderung menghabiskan banyak waktu dengan menggunakan gadget. Dandim berharap generasi milenial dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Dalam sesi tanya jawab, Dandim menjelaskan tujuan bela negara, antara lain mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, melestarikan budaya, menjaga identitas dan integritas bangsa, serta berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Dalam penutup, Dandim mengajak generasi milenial untuk bangkit, bersatu, dan bekerja keras demi kemajuan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera. Sebagai warga negara Indonesia, khususnya generasi milenial, mereka memiliki tanggung jawab untuk memajukan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kegiatan Kemah Pelajar Pancasila berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dandim 1420/Sidrap berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk membentuk generasi milenial yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. (*)

Baca Juga:   Resepsi Tradisi Bugis, Gadis Cantik Asal Polandia Nikah Dengan Pria Asal Sinjai