Gus Imin Melesat Naik Elektabilitas Digital di Pemantauan Fenometer

Bagikan

Sidraptimur.com, Jakarta – Fenometer, platform pemantauan cerdas digital, merilis hasil pemantauan elektabilitas digital tokoh politik Indonesia pada periode 1-31 Agustus 2023. Hasil survei tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam elektabilitas digital Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Gus Imin), yang berhasil masuk ke dalam empat besar.

Dalam data yang dihimpun pada Agustus 2023, elektabilitas digital Gus Imin mengalami kenaikan sebesar 5,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada bulan Juli, elektabilitas digital Gus Imin berada pada angka 9,15 persen, namun saat ini sudah mencapai 14,41 persen.

Namun, meski mengalami peningkatan, Gus Imin tetap berada di bawah tiga tokoh politik lainnya, yaitu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Elektabilitas digital yang diraih Gus Imin saat ini berhasil melewati raihan Sandiaga Uno dan Erick Thohir,” tulis Teguh Handoko, pendiri Fenometer, dalam pernyataan tertulisnya.

Fenometer mengumpulkan data elektabilitas digital melalui pemantauan percakapan warganet di berbagai platform media sosial, seperti Twitter, Instagram, Youtube, Facebook, Tiktok, dan News Online. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara otomatis oleh mesin dan juga melalui pengawasan manusia (Admin Cleansing) dengan tingkat akurasi hingga 92 persen.

Selama periode pemantauan, terdapat 742.066 percakapan yang terkait dengan Gus Imin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 506.228 percakapan dianggap positif, 8.008 percakapan dianggap negatif, dan 227.830 percakapan dianggap netral.

Selain itu, Fenometer juga memantau elektabilitas digital partai politik. PKB, partai yang dipimpin oleh Gus Imin, mendapatkan elektabilitas digital tertinggi ketiga setelah Partai Gerindra dan Partai Nasdem.

“Tingginya elektabilitas digital PKB di periode 1-31 Agustus 2023 juga dipengaruhi oleh banyaknya pembicaraan warganet mengenai hubungan PKB dengan Prabowo dan topik masuknya Golkar dan PAN dalam koalisi KKIR,” kata Teguh Handoko.

Baca Juga:   Analisis Politik, Dua Calon Presiden Sowan ke PONPES di Jember

Fenometer menjadi platform pemantauan penting bagi lembaga-lembaga pemerintah, BUMN, partai politik, calon presiden, maupun calon wakil presiden dalam memahami suara publik, popularitas, dan kecenderungan dalam Pemilu 2024 mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *