
Sidraptimur.com Toli-Toli, – Warga Tanjung Batu, Toli-Toli, diimbau untuk waspada setelah beberapa laporan mengenai penampakan buaya muara (Crocodylus porosus) di sekitar wilayah tersebut. Jumat (02/08/04)
Penampakan ini sering terlihat pada pagi dan sore hari disekitar pantai tanjung batu, yang mana sering digunakan oleh penduduk setempat untuk permandian dan therapy air laut.
Salah seorang warga yang berdomisili di tanjung batu bernama Bagola mengatakan, ia bersama warga lainnya sering melihat munculnya 2 ekor buaya disekitar laut tanjung batu pada pagi hari sekitar pukul 06.30 Wita dan sore hari pada pukul 17.00 Wita.
Bukan tampa usaha, warga sekitar sudah pernah berupaya melakukan penangkapan dengan metode pancing yang menggunakan umpan seekor ayam, tapi tidak juga membuahkan hasil, ujar Bagola
Selain itu, Tanjung batu Toli-toli sering dijadikan pelabuhan bersandarnya kapal muatan di dermaga antar pulau dan bersandarnya kapal nelayan disekitar kabupaten Toli-toli dan itu bisa mengancam keselamatan mereka.
Dengan munculnya buaya muara ini, pihak berwenang dan tim konservasi satwa liar telah mengeluarkan peringatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bahaya di area tersebut sebelum terlambat.
Warga disarankan untuk menghindari berenang atau beraktivitas di perairan yang telah dilaporkan sebagai lokasi penampakan buaya dan melaporkan setiap observasi lebih lanjut kepada otoritas setempat.
Buaya muara merupakan spesies buaya terbesar yang dapat ditemukan di wilayah pesisir dan sungai di Asia Tenggara.
Mereka dikenal karena kemampuannya beradaptasi baik di lingkungan air tawar maupun payau, serta potensi bahaya yang dapat ditimbulkannya jika merasa terancam.
Untuk informasi lebih lanjut dan pelaporan, warga dapat menghubungi kantor lingkungan hidup atau aparat setempat.(*)
Tidak ada komentar