
Sidrap, Sidraptimur.com – Tanggul yang melindungi Desa Kampale, Kabupaten Sidrap, kembali mengalami kerusakan parah setelah meluapnya aliran Sungai Bila, Kamis dini hari. (06/08/04).
Dalam keheningan malam, disaat sebagian warga terlelap dalam tidurnya setelah seharian lelah beraktivitas di sawah dan ladang, tiba tiba seorang warga bernama Ikade berteriak “lempe, lempe” dengan menggunakan bahasa bugis yang artinya “Banjir, Banjir” sontak, warga panik ramai terbangun dan melihat air sudah mulai merengek masuk ke rumah mereka.
Peristiwa ini terjadi setelah intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai bila meningkat drastis yang mengakibatkan tanggul sungai bila tepatnya didesa kampale jebol lagi, sehingga sejumlah area terendam banjir, dan akses jalan terputus di beberapa lokasi membuat warga pasrah tidak bisa kemana-mana
Para warga yang terdampak kini sedang menjalani masa evakuasi sementara dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka.
Saat ini sudah terlihat di lokasi tanggul jebol peninjauan dari Babinsa Koramil 05/Dua pitue guna memikirkan langkah-langkah selanjutnya, warga juga berharap ada langkah tepat dan pasti dari pemerintah terkait serta tim tanggap darurat tentang kejadian banjir ini.
Masse salah seorang Warga di desa kampale berharap ada solusi tepat dari pemerintah terkait tentang persoalan banjir dan tanggul jebol di desa kampale yang sering terjadidi musim penghujan, tercatat jebol kedua kalinya beberapa bulan terakhir.
Tidak ada komentar