Bupati Syaharuddin Minta Program Vokasi Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja Sidrap

Masrudin
7 Jul 2026 09:59
Sidrap 0 117
3 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meminta program pelatihan vokasi yang akan dilaksanakan di daerahnya benar-benar menjawab kebutuhan dunia kerja dan potensi unggulan daerah.

Penegasan itu disampaikannya saat menerima kunjungan kerja jajaran Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep di Ruang Kerja Bupati Sidrap, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan BPVP Pangkep dalam pelaksanaan pelatihan vokasi serta program peningkatan produktivitas tenaga kerja agar mampu mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap bekerja maupun berwirausaha.

Syaharuddin menegaskan, peserta pelatihan harus dipetakan berdasarkan kebutuhan daerah sehingga kompetensi yang diberikan benar-benar sesuai dengan peluang kerja yang tersedia.

“Silakan didata dan dipetakan sesuai kebutuhan daerah kita. Kita punya sektor pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, dan industri pengolahan. Arahkan pelatihannya ke sana supaya tepat sasaran,” katanya.

Lebih jauh, Syaharuddin mengingatkan agar pelatihan tidak berhenti pada pemberian materi atau sertifikat semata, tetapi mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. “Harapan saya, kegiatan pelatihannya bukan hanya pelatihan. Setelah dilatih, mereka harus bisa langsung bekerja, membuka usaha, dan menambah penghasilan keluarga,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal itu, ia meminta Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi bersama OPD terkait mengawal seluruh proses, mulai dari penyiapan peserta hingga tindak lanjut setelah pelatihan selesai.

“Kita siapkan tempat, kita siapkan peserta. Target pelatihannya harus jelas, begitu juga tindak lanjutnya, agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.

Sebagai contoh, Syaharuddin menyebut pelatihan juru parkir sebagai salah satu kompetensi yang dapat dikembangkan karena memiliki peluang kerja nyata. “Juru parkir itu bagus dan penting. Saya sudah lama ingin membuat kegiatan seperti itu. Kalau sekarang sudah ada Balai Pelatihan Vokasi, silakan dilaksanakan, dengan senang hati,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPVP Pangkep, Ashari Arifuddin, menjelaskan pihaknya siap melaksanakan pelatihan vokasi di Kabupaten Sidrap sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan untuk memetakan calon peserta dan jenis kompetensi yang dibutuhkan.

“Kami perlu berkoordinasi dengan tim Bapak, khususnya Dinas Tenaga Kerja, agar data calon peserta sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya supaya pelatihan yang kami berikan benar-benar menghasilkan kompetensi yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ashari menerangkan, BPVP di bawah Kementerian Ketenagakerjaan memiliki tiga balai di Sulawesi Selatan, yakni di Pangkep, Makassar, dan Bantaeng. Ketiganya bertugas memberikan pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat yang ingin memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.

Menurutnya, jenis pelatihan sangat fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Selain kompetensi juru parkir dan barista, BPVP juga memiliki pelatihan Smart Building, Green Job berbasis solar cell, hingga manajemen usaha dan pemasaran digital bagi pelaku UMKM.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Kepala DPMDPPA Andi Surya Praja Hadiningrat, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Nakertrans Syahrul Mubarak, Kepala Bagian Kerja Sama Andi Basse, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Sidrap Supiani, jajaran Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Sidrap, serta undangan lainnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *