UFC 319: Du Plessis vs Chimaev – Duel Sengit yang Bikin Penasaran! Siapa Raja Baru Kelas Menengah?

Masrudin
16 Agu 2025 14:41
Olahraga 0 294
2 menit membaca

Sidraptimur.com – Persaingan sengit antara juara middleweight UFC, Dricus Du Plessis, melawan Khamzat Chimaev telah mencuri perhatian seluruh kalangan. Kombinasi statistik, analisis teknikal, dan pendapat ahli kini makin memperkuat antusiasme menjelang duel puncak ini.

Jadwal & Siaran Resmi

Laga utama UFC 319: Du Plessis vs Chimaev akan digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025, di United Center, Chicago—tapi untuk penonton di Indonesia, siaran dimulai pada Minggu, 17 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB.

Prelims dimulai pukul 18.00 ET (01.00 WIB), lalu berpindah ke ESPN/ESPN+ dan Disney+ jam 20.00 ET (03.00 WIB).

Main card dijadwalkan tayang pada 22.00 ET (09.00 WIB) via ESPN+ PPV.

Striking: Dricus Menarik Darah, Khamzat Lemas di Ronde Akhir

Khamzat Chimaev sering mengejutkan dengan grappling berdarah-darah—namun agresivitasnya melemah di ronde ketiga saat melawan Burns dan Usman.

Sementara itu, Dricus Du Plessis mengantongi rentetan kemenangan atas tiga striker top (Adesanya, Strickland, Whittaker), menunjukkan ketajaman eksplosif pada tinju dan tendangannya—buah dari latar belakang kickboxing dan aksi brutal yang menakutkan lawan.

Grappling: Rekor Nggak Terkalahkan vs Judo & Rugby

Khamzat memiliki rekor 24-0 dalam freestyle wrestling dan enam submission dari 14 kemenangan MMA. Namun Dricus tak kalah, dengan penguasaan submission dan pertahanan grappling kuat, ditambah pengalaman dua sabuk juara di EFC—salah satunya melalui teknik judo dan gulat dibarengi penguatan ala rugby.

Cardio: Siapa Lebih Tahan Lama?

Chimaev belum pernah melewati tiga ronde dan tampak menguras nafas dramatis di ronde akhir pertempuran sebelumnya. Dricus, meski tampak sempoyongan ala “dewa mabuk”, punya grundleg stamina untuk bertahan 5 ronde—dan jarang bisa dijatuhkan.

Apa Kata Pakar MMA?

Chris Weidman, mantan juara middleweight, menekankan:

“Jika pertarungan tidak selesai di awal, dan bertahan saya rasa Du Plessis yang akan keluar sebagai pemenang…”

Israel Adesanya, mantan raja divisi, memberi prediksi yang nyentuh:

“Du Plessis itu tipe petarung yang selalu bisa menemukan jalannya.”

Betting Insights & Prediksi

Khamzat lebih banyak mendapat dukungan taruhan dan disebut sebagai favorit karena grappling dan catatan early finishes-nya.

Namun banyak rekomendasi taruhan menyarankan untuk mendukung Du Plessis lewat live bet setelah ronde pertama, sehebat apa pun lawannya.


Kesimpulan: Siapa yang Akan Unggul?

Jika Chimaev segera membuat Du Plessis berpijak di ground dan kontrol sejak ronde awal, ia punya peluang menang lewat submission. Namun bila Du Plessis memaksa pertarungan berjalan panjang dan mempertahankan jarak, momentum bisa berbalik—stamina dan striking brutalnya bisa menjadi penentu.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *