Letkol Inf Andi Zulhakim Resmi Jabat Dandim 1420 Sidrap, Siap Kawal Program Prioritas Nasional

Masrudin
6 Jan 2026 15:55
Sidrap 0 393
2 menit membaca

Sidrap, Sidraptimur.com — Tongkat komando Komando Distrik Militer (Kodim) 1420/Sidrap resmi beralih. Letkol Inf Andi Zulhakim dipercaya memimpin satuan teritorial TNI AD di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Perwira TNI kelahiran Pammana, Kabupaten Wajo, ini menggantikan pejabat sebelumnya dan menandai babak baru kepemimpinan Kodim 1420 Sidrap di Bumi Nene Mallomo. Sejak resmi bertugas pada akhir 2025, Letkol Inf Andi Zulhakim langsung menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda strategis nasional.

Lahir pada 14 Desember 1982, Andi Zulhakim mengawali karier militernya setelah dilantik sebagai perwira TNI pada 2004. Penugasan awal membawanya ke Jawa Timur selama lebih dari satu dekade, sebelum kemudian melanjutkan pengabdian di Aceh selama lima tahun dan Jakarta selama tiga tahun.

Pengalaman kepemimpinannya semakin matang saat dipercaya menjabat Komandan Batalyon di Maros. Kariernya berlanjut sebagai Komandan Sekolah Calon Bintara (Dan Secaba) di Papua Barat selama satu tahun delapan bulan.

Tak hanya bertugas di dalam negeri, jam terbang internasionalnya juga teruji. Pada 2012, ia tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Empat tahun berselang, ia kembali mengemban misi perdamaian PBB di Benua Afrika.

Menjabat sebagai Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim menegaskan fokusnya mengawal program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sejumlah agenda strategis yang menjadi perhatian antara lain pengawalan pembangunan daerah, implementasi program Koperasi Merah Putih, serta rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu.

Komitmen tersebut disampaikan saat coffee morning bersama insan pers di Aula Makodim 1420 Sidrap, Selasa (6/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Dandim menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis TNI di daerah.

“Dukungan semua pihak, termasuk media, sangat membantu kami dalam menjalankan tugas. Sinergi TNI, pemerintah daerah, media, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan dan stabilitas wilayah,” ujarnya.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Sidrap yang aman, kondusif, dan sejahtera secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *