Tim Medis Spesialis Sulsel Berlayar, Buka Akses Kesehatan hingga Pulau Terpencil

Masrudin
5 Agu 2025 01:40
Kesehatan 0 493
2 menit membaca

Makassar, Sidraptimur.com – Langkah kaki para tenaga kesehatan berseragam putih dan rompi biru mengalun pasti dari pelataran Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin pagi, 4 Agustus 2025.

Mereka bukan sekadar tenaga medis biasa. Mereka adalah garda depan layanan kesehatan spesialis yang berangkat menyeberangi lautan, menyapa pulau-pulau terpencil di Sulsel yang selama ini sulit dijangkau.

Sebanyak 20 tenaga kesehatan dilepas langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dalam program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB). Sebanyak 10 orang ditugaskan ke Kepulauan Selayar, sisanya menuju Kabupaten Pangkep.

Misi mereka bukan hanya mengobati, tapi juga membawa harapan. Mereka mendengar keluh kesah warga, mencatat kebutuhan layanan, dan menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat kepulauan.

Salah satu peserta program, dr. Wiwik Elnangti Wijaya, dokter spesialis gigi dan mulut, bertugas di Pulau Sabutung, Selayar. Di sana, ia menjadi titik koordinasi untuk menjangkau lima hingga enam pulau sekitarnya.

“Kami berharap semua masyarakat di daerah terpencil bisa tersentuh pelayanan spesialis. Karena tim yang turun ini langsung dokter-dokter spesialis,” jelasnya.

Model layanan ini disesuaikan dengan kondisi geografis. Warga pulau tidak perlu lagi menyeberang jauh hanya untuk mendapatkan pelayanan dasar atau rujukan.

Tak hanya memberikan layanan medis, para tenaga kesehatan ini juga bertugas menggali informasi lapangan secara langsung.

“Kami mencatat kebutuhan warga dan akan melaporkannya ke pimpinan, agar menjadi dasar kebijakan yang sesuai kebutuhan nyata di lapangan,” tambah dr. Wiwik.

Sementara itu, Suharto, tenaga kesehatan yang ditugaskan di Kabupaten Pangkep, menyebut program ini sangat dinanti oleh warga pulau. Selama ini, mereka hanya mengandalkan layanan keliling dari puskesmas.

“Ini kesempatan berharga untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kami ingin tak ada lagi warga yang merasa terisolasi dari layanan kesehatan,” ucapnya.

Kehadiran tim PKB juga disambut antusias oleh pemerintah setempat. Camat Liukung Tupabbiring Utara, Husni Tamrin, menyampaikan rasa syukurnya atas kedatangan dokter spesialis ke wilayahnya yang terdiri dari 17 pulau.

“Alhamdulillah, kehadiran dokter spesialis ini menjawab harapan kami. Terima kasih kepada Bapak Gubernur,” ujarnya di Pelabuhan Maccini Baji.

Langkah kecil para nakes di atas dermaga biru menjadi simbol nyata bahwa pelayanan publik terus bergerak menembus batas.

Program Pelayanan Kesehatan Bergerak membuktikan bahwa pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang menyapa manusia – terutama mereka yang selama ini luput dari perhatian.

Bagi para dokter seperti dr. Wiwik dan rekan-rekannya, tugas ini adalah lebih dari sekadar pekerjaan. Ini adalah panggilan hati untuk hadir di tempat yang paling membutuhkan.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *