Uang Palsu Mulai Resahkan Pedagang di Tanru Tedong Sidrap, Warga Diminta Waspada

Masrudin
13 Sep 2026 07:24
Sidrap 0 37
3 menit membaca

SIDRAP, Sidraptimur.com — Uang diduga palsu mulai meresahkan pedagang di Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap. Seorang penjual es teh di Desa Kampale mengaku menerima uang pecahan Rp50 ribu yang diduga palsu. Temuan serupa juga diakui sejumlah pedagang dan pemilik toko di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026), penjual es teh tersebut mengatakan kejadian itu sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya.

Ia mengaku tidak lagi mengingat secara jelas siapa yang melakukan pembayaran menggunakan uang tersebut.

“Sudah beberapa hari lalu kejadiannya. Saya juga tidak ingat siapa yang membayar,” ujarnya.

Uang pecahan Rp50 ribu yang diduga palsu itu pun sudah tidak digunakan lagi.

Penjual tersebut mengatakan uang itu telah dirobek agar tidak kembali beredar dan digunakan dalam transaksi lainnya.

Menurutnya, kejadian serupa juga kerap dialami sejumlah pedagang lain yang menjalankan usaha sejenis.

Pecahan yang diduga palsu disebut beragam, mulai dari Rp20 ribu, Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Temuan tersebut membuat pedagang di Tanru Tedong kini harus lebih teliti saat menerima pembayaran, terutama ketika suasana jual beli sedang ramai.

Pemilik Toko di Tanru Tedong Juga Temukan Uang Diduga Palsu

Keluhan serupa datang dari salah satu pertokoan di Tanru Tedong, Toko Belwa.

Saat ditemui di tempat berbeda, pihak toko mengaku akhir-akhir ini beberapa kali menemukan uang yang diduga palsu dalam transaksi dengan pelanggan.

Kondisi itu membuat pihak toko semakin waspada dan berusaha memeriksa uang yang diterima dari setiap transaksi.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berbelanja menggunakan uang tunai agar lebih berhati-hati.

“Setiap menerima uang sebaiknya diperiksa dulu, apalagi akhir-akhir ini sering ditemukan,” ujarnya.

Temuan tersebut menjadi pengingat bagi pedagang maupun masyarakat agar tidak terburu-buru menerima uang dalam transaksi tunai.

Apalagi saat kondisi tempat usaha sedang ramai, pemeriksaan terhadap uang terkadang luput dilakukan.

Cara Sederhana Cek Uang Rupiah

Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu waspada. Bank Indonesia mengingatkan cara sederhana untuk mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Dilihat, perhatikan warna, gambar, angka nominal, serta unsur pengaman pada uang.

Diraba, rasakan bagian tertentu pada permukaan uang yang memiliki tekstur khas, terutama pada gambar utama dan angka nominal.

Diterawang, arahkan uang ke sumber cahaya untuk melihat tanda air dan gambar rectoverso yang menjadi bagian dari unsur pengaman Rupiah.

Langkah sederhana tersebut bisa dilakukan pedagang sebelum uang yang diterima masuk ke laci kasir atau dompet.

Sebab, dalam transaksi yang berlangsung cepat, uang sering kali hanya diperiksa sekilas.

Para pedagang berharap masyarakat semakin teliti agar tidak mengalami kerugian akibat menerima uang yang diduga palsu.

Jika menemukan uang yang diragukan keasliannya, masyarakat diimbau tidak mengedarkannya kembali. Untuk memastikan keaslian uang, pemeriksaan dapat dilakukan melalui bank atau dilaporkan kepada pihak berwenang.

Pesannya sederhana: jangan hanya lihat nominalnya, cek juga uang yang diterima.(Msr)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *